Ketahui Keuntungan Investasi Reksa Dana vs Emas

Apa saja keuntungan investasi reksa dana dibanding emas? Mari simak penjelasannya disini!

Secara umum, pengertian reksa dana adalah wadah atau tempat yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal, untuk kemudian diinvestasikan dalam protofolio efek oleh Manajer Investasi. Pada dasarnya reksa dana dan emas merupakan dua jenis instrumen investasi dengan resiko rendah dan imbal balik yang bisa dibilang cukup menarik.

Meskipun keduanya memiliki keunggulan, tetapi reksa dana termasuk jenis investasi yang paling difavoritkan, terutama bagi pemula yang baru belajar investasi. Salah satu keunggulan investasi reksa dana, yakni modal investasi yang dibutuhkan terbilang rendah.

Ketahui Keuntungan Investasi Reksa Dana vs Emas

Imbal Balik di Atas Rata-Rata

Keuntungan investasi reksa dana pertama adalah imbal balik yang didapatkan di atas rata-rata investasi emas. Bloomberg merupakan media analis pasar modal, hal demikian menunjukkan bahwa reksa dana menawarkan untung yang lebih tinggi.

Modal Investasi Kecil

Dibanding investasi emas, terjun ke dunia investasi reksa dana ternyata membutuhkan modal yang sangat sedikit. Biar lebih jelasnya, silakan simak contoh berikut.

Investasi Reksa Dana di Situs PT Aneka Tambang (Antam)

Modal investasiRp100.000
Harga terendah logam mulia per Agustus 2020Rp1.019.000 per gram

Hal berbeda jika Anda berinvestasi emas, misalnya jika Anda ingin membeli logam mulia 1 gram maka Anda butuh modal sebesar Rp1.000.000. Namun, jika Anda tidak memiliki modal cukup, Anda kini juga bisa membeli logam mulia tersebut dengan cara dicicil, atau yang biasanya dikenal dengan istilah “nabung emas’.

Metode kredit investasi emas bisa dilakukan di platform investasi emas atau pegadaian terdekat. Minimum pembelian logam mulia atau emas dari 0.01 gram, atau sekitar Rp10.000.

Namun, penting untuk diingat bahwa investasi logam mulia dengan metode cicil atau kredit biasanya ada biaya tambahan yang harus dibayarkan. Contohnya di pegadaian ada biaya penitipan logam mulia sebesar Rp30.000. Selain itu, Anda juga akan dikenai biaya administrasi sebesar Rp10.000.

Tidak Beresiko Hilang

Perlu diketahui, dibanding investasi emas jenis investasi reksa dana wujudnya tidak dalam bentuk fisik. Artinya, investasi jenis ini tidak akan beresiko hilang. Fungsi penyimpanan harta di reksa dana seperti dividen atau bunga, yang kemudian diserahkan kepada pihak bank kustodian yang memiliki tanggung jawab untuk mengelola serta menyimpan harta reksa dana.

Tidak Membutuhkan Biaya Penyimpanan

Salah satu cara investasi mudah bagi pemula adalah memilih jenis investasi reksa dana. Alasannya, di reksa dana tidak butuh biaya penyimpanan layaknya investasi emas yang membutuhan tempat khusus seperti SDB (Safe Deposit Box) yang ada di bank.

Biaya penyimpanan emas di SDB cukup mahal per tahunnya. Sementara itu reksa dana hanya menyimpannya di bank kustodian dengan biaya yang relatif kecil.

Minim Resiko

Keuntungan investasi reksa dana lainnya adalah adanya diversifikasi. Ini dilakukan dengan cara sebar investasi ke berbagai jenis sehingga yang demikian dapat meminimalkan resiko. Tak ayal, reksa dana menjadi salah satu jenis investasi untuk pemula yang paling direkomendasikan.

Dikelola Oleh Manajer Investasi Profesional

Dana di reksa dana dikelola oleh Manajer Investasi yang profesional. Artinya, dana investasi akan tetap aman dan investasi yang dilakukan pun akan mendapatkan profit yang maksimal.

Bisa Dilakukan Secara Online

Selain aman, proses pencairan investasi reksa dana juga bisa dilakukan dengan mudah secara online. Hasil pencarian investasi di reksa dana akan langsung ditransfer ke rekening Anda.

REFERENSI

  • Reksa Dana-BCA. Diakses 15 November 2020
  • Lebih Untung Investasi Emas atau Reksa Dana? Ini Penjelasannya. Diakses 15 November 2020
  • Foto diambil dari situs peluang.com. Diakses 15 November 2020

Tinggalkan komentar