Sejarah dan Profil PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. dengan kode emiten JPFA merupakan salah satu perusahaan makanan yang berbasis agri di Indonesia. Perusahaan ini juga dianggap sebagai perusahaan agri terbesar dan memiliki integritas. Inti bisnis dari perusahaan ini seperti produksi pakan ternak, pengolahan unggas, pembibitan untuk hewan unggas ayam hingga budi daya yang dikhususkan pada sektor pertanian.

Beberapa merek besar yang ada di pasaran dari Japfa ini seperti pakan ternak untuk Comfeed hingga Benefeed. Selain itu, perusahaan ini juga menghasilkan produk khusus olahan daging ayam seperti Best Chicken dan merek Tora-Tora hingga vaksin khusus hewan ternak dengan merek Vaqsimune.

Ruang lingkup kegiatan dari produksi perusahaan Japfa memang khusus meliputi bidang pengolahan berbagai macam bahan makanan hewandan lainnya. Seluruh produk yang dihasilkan dari perusahaan ini juga dianggap memiliki kandungan minyak nabati, gaplek dan lainnya. Perusahaan juga memiliki fokus penting pada peternakan seperti pembibitan, peternakan ayam, budi daya jenis peternakan lain yang melibatkan banyak unggas dan perikanan. Sektor perdagangan yang dijalankan perusahaan ini juga mencakup dalam hingga luar negeri. Selain itu, perusahaan ini juga dikabarkan telah memiliki penguasaan saham untuk So Good Food yang memberikan kesempatan bagi perusahaan terus melakukan ekspansi.

Kapan Japfa Comfeed Indonesia pertama kali IPO?

Perkembangan unit bisnis utama yang terus meningkat membuat perusahaan ini melakukan penawaran saham atau IPO pada 23 Oktober 1989. Penawaran saham perdana ini dibuka dengan penawaran sebanyak 4 juta lembar. Pada penawaran pertama untuk setiap lembar saham memiliki harga sekitar 7200. Saat itu, Japfa berhasil mengumpulkan dana hingga 28.800.000.000 dengan biro administrasi efek yang berasal dari PT. Adimitra Jasa Korpora.

Siapa pemilik dari Japfa Comfeed Indonesia?

Berdasarkan rapat umum pemegang saham pada tahun 1997, pemilik dari Japfa Comfeed Indonesia yaitu Handojo Santosa diangkat sebagai Direktur Utama Perseroan. Hingga kini dirinya juga mencatatkan sebagai salah satu orang terkaya yang ada di Indonesia versi majalah Forbes.

Perkembangan perusahaan yang semakin baik juga membuat perombakan pada struktur manajemen. Handojo Santosa bertindak sebagai Presiden Direktur dengan Bambang Budi Hendarto sebagai wakil presiden Direktur. Selain itu, presiden komisaris dari perusahaan ini dipegang oleh Syamsir Siregar.

Para pemegang saham dari Japfa Comfeed Indonesia juga terdiri dari beberapa bagian penting seperti Japfa Ltd, saham public, Treasury Stock dengan porsi saham yang berbeda-beda.

Berikut ini porsi saham dari kepemilikan di Japfa seperti:

PemilikJumlah SahamPersentase
Japfa Ltd6.148.115.71652,43%
Saham publik5.570.098.28547,50%
Treasury Stock8.361.2000,07%

Performa saham Japfa Comfeed Indonesia

Selama tahun 2020 Japfa Comfeed Indonesia dengan kode emiten JPFA mengalami performa harga saham yang cukup dinamis. Pada awal tahun, perusahaan ini mampu mempertahankan harga saham dengan rata-rata 1500 per lembar. Namun, memasuki Q2 perfoma saham dari perusahaan semakin menurun. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi yang diterpa dengan isu dari Covid-19. Bahkan, perusahaan juga harus mampu menanggung penurunan harga saham hingga pada titik 835 per lembar. Ini memberikan dampak yang cukup buruk bagi keuangan perusahaan.

Namun, untuk Q3 performa saham dari Japfa terus mengalami kenaikan. Ini didukung dengan perbaikan sektor ekonomi dan adanya dukungan pemerintah melalui Omnimbus Law yang membuat investor asing terus berdatangan. Selain itu, kinerja perusahaan juga terus mengalami perbaikan hingga peningkatan hingga memasuki Q4.

Peningkatan kinerja ini dibuktikan dengan berbagai kegiatan dari manajemen perusahaan yang mengambil keputusan untuk mengakusisi perusahaan So Good Food. Ini akan memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan perusahaan yang memang fokus pada produk agri. Bahkan, kepercayaan investor juga didukung dengan pembagian dividen pada Juni 2020.

Untuk terus menjaga kestabilan perusahaan, pada bulan lalu seperti dikutip dari IDN Financials Japfa mengambil keputusan untuk melakukan penghematan untuk belanja modal hingga biaya operasional. Hal ini dikarenakan kinerja bisnis dari perusahaan yang terus melambat selama September 2020. Ini juga dilakukan untuk menjaga unit bisnis dari perusahaan terus memproduksi seluruh merek yang ada di pasaran. Bahkan, manajemen juga mengungkapkan penghematan ini menjaga kepercayaan para investor. Pihak manajemen berharap untuk tahun depan kinerja keuangan perusahaan semakin membaik dan membuat pengaruh pada performa saham yang terus meningkat.

Informasi umum tentang Japfa Comfeed Indonesia

PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu perusahaan dalam bidang produksi makanan agri. Perusahaan ini mulai melakukan opersional produksi secara komersil dari Januari 1971 hingga saat ini.

ALAMAT

Wisma Millenia, 7th Floor

Jl. Letjend M.T. Haryono Kav. 16

South Jakarta

DKI Jakarta

12810

TELEPON / FAX

(+62 21) 28545680 / (+62 21) 8310309

Referensi

https://www.japfacomfeed.co.id/id/about-us (diakses tanggal 22 Desember 2020) https://www.idnfinancials.com/id/jpfa/pt-japfa-comfeed-indonesia-tbk#news (diakses tanggal 22 Desember 2020)

Tinggalkan komentar