Sejarah dan Profil PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN)

PT Media Nusantara Citra Tbk dengan kode emiten MNC merupakan salah satu bagian dari koorporasi usaha yang dimiliki oleh MNC Group. Perusahaan ini bergerak dalam bidang industri media. Hingga kini sudah ada 4 televisi yang masuk dalam kategori FTA atau free to air seperti RCTI, GTV (dulu Global TV), MNC TV (dulu TPI) hingga iNews yang merupakan media khusus berita. Perusahaan ini juga terus mengikuti perkembangan industri media dengan menghadirkan layanan streaming seperti RCTI+ yang menawarkan banyak konten digital.

Untuk memenuhi kebutuhan konten FTA dan digital streaming, MNC Group juga memiliki talent manajemen yang ikut berpartisipasi dalam menghasilkan tayangan televisi.

Pada awalnya, MNC melakukan akuisisi terhadap RCTI di tahun 2001. Perkembangan yang terus meningkat membuat MNC juga mengakuisisi GTV. Hingga pada tahun 2007, MNC melakukan perdagangan saham perdana dengan kode emiten MNCN.

Dampak yang diterima dari perdagangan sahama itu membuat MNC Group terus melakukan ekspansi. Bahkan, setelah IPO perusahaan ini langsung mendirikan stasiun televisi yang dikhusukan untuk konten berita. Hingga kini khalayak yang dimiliki seluruh media milik MNC Group mencapai 40 persen secara nasional. Bahkan, belanja iklan yang diterima hingga 45 persen dari total keseluruhan.

MNC juga memiliki banyak pilihan program yang sangat populer di internasional seperti Indonesian Idol, The Voice, Masterchef, Rising Star dan lainnya.

Selain mengembangkan industri televise, MNC juga turus dalam operasional portal berita ternama seperti Okezone, Inews.id hingga Sindonews. Bahkan, Okezone saat ini sudah memiliki lebih dari 20 juta pembaca setiap hari. Kondisi ini yang membuat MNC terus melakukan investasi dalam produk dan konten digital. Bahkan, perusahaan memiliki target hingga 50 persen dari pendapatan belanja melalui konten digital.

Kapan pertama kali MNC IPO?

PT Media Nusantara Citra Tbk. pertama kali melakukan perdagangan saham di bursa efek sejak 22 Juni 2007. Jumlah penawaran saham pertama kali yang dilakukan perusahaan ini mencapai 4.125.000.000. Selain itu, pendiri dari perusahaan ini juga ikut melakukan penawaran saham dengan jumlah 9.625.000.000 lembar. Hal ini membuat total dari nilai saham yang ditawarkan pertama kali oleh MNC yaitu 13.750.000.000.

Persentase dari saham yang ditawarkan itu bahkan mencapai 30 persen dari total keseluruhan. Harga yang diberikan pertama kali untuk setiap lembar saham sekitar 900. Penawaran saham ini membuat MNC mendapatkan pendanaan hingga 3.712.500.000.000. IPO yang dilakukan MNC melibatkan biro administrasi efek dari PT. BSR Indonesia.

Siapa pemilik MNC?

Media Nusantara Citra memiliki banyak pemegang saham. Namun, salah satu pemegang saham yang paling terkenal yaitu Hary Tanoesoedibjo. Berikut ini rincian dari pemegang saham yang berasal dari MNC terdiri dari:

Pemilik sahamJumlah sahamPersentase
PT. Global Mediacom Tbk6.967.133.504 lembar56,28%
Publik5.404.150.094 lembar43,65%
PT. Infokom Elektrindo1.702 lembar0,00%
Ella Kartika2.425.000 lembar0,02%
Hary Tanoesoedibjo6.000.000 lembar0,05%
Kanti Mirdianti50.000 lembar0,00%
Ruby Panjaitan200.000 lembar0,00%
Syafril Nasution135.000 lembar0,00%
Treasury Stock1.896.008.200 lembar0,00%

Performa saham dari MNC

Sejak pertama kali melakukan IPC, MNCN memang mengalami penurunan dari harga saham. Namun pada tahun 2020 harga saham dari perusahaan ini mengalami kenaikan. Akibat pandemi covid-19 membuat perusahaan mengalami kinerja keuangan yang melambat dengan diikuti harga saham yang juga menurun. Bahkan, pada September 2020 harga saham dari MNC juga menyentuh 710 per lembar.

Pada November 2020, harga saham terus mengalami kenaikan. Hal ini karena MNC mencatatkan laba hingga 1,37 triliun mulai dari September. Kenaikan saham di Q3-Q4 juga terjadi karena Value Partners akan menjadi bagian dari pemegang saham MNC. Ini akan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi pengembangan industri media hingga konten digital yang dimiliki MNC.

Menurut IDN Financials, Value Partners Greater China High Yield Income Fund akan memiliki sekitar 600 juta saham dari MNC dengan harga per lembar mencapai 855. Ini membuat Value Partners akan ikut berperan dalam pengembangan MNC sebagai salah satu grup media terbesar di Indonesia dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Informasi umum tentang MNC

PT. Media Nusantara Citra Tbk dengan kode MNCN merupakan salah satu perusahaan media yang terbesar di Indonesia.  Perusahaan ini memiliki stasiun televise yang masuk dalam kategori FTA. Bisnis inti dari perusahaan ini mencakup televise, radio, koran, rumah produksi, layanan streaming konten digital, portal berita online dan lainnya.

ALAMAT

MNC Tower, 26th Floor

Jl. Kebon Sirih Kav. 17

Central Jakarta

DKI Jakarta

10340

TELEPON / FAX

(+62 21) 3900885 / (+62 21) 3927859

Referensi

https://mncgroup.com/microsite/media-nusantara-citra (diakses 20 Desember 2020)

https://www.idnfinancials.com/id/mncn/pt-media-nusantara-citra-tbk (diakses 22 Desember 2020)

Tinggalkan komentar